Bab 76 | Kebaikan yang Terkuak

1692 Kata

Detik demi detik terasa begitu mencekam bagi semua orang yang masih setia menunggu kabar di depan ruang operasi itu, mereka hanya pergi sejenak saat sudah terdengar adzan, lalu kembali meenunggu dengan hati yang carut marut, namun dzikir dan doa senantiasa dilantunkan oleh lisan-lisan mereka. Fayez menatap lekat pada pintu ruang operasi itu, lalu seketika ingatan-ingatannya sejak pertama kali bertemu Hasna setelah delapan tahun berlalu membuat dia menyungging senyum tipis namun air matanya juga mengalir. Ternyata takdir membawanya sejauh ini bersama Hasna, tidak pernah ia sangka-sangka jodohnya adalah Hasna, karena memang sejatinya jodoh adalah misteri dan kematian itu pasti. Hasnanya, istrinya yang merubah begitu banyak hal ke dalam hatinya juga hidupnya, yang memberikan begitu banyak

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN