Zahra's Story: Bab 5 | Ketakutan Tanpa Alasan

1575 Kata

Zahra memejamkan matanya saat sakit itu kembali dia rasakan, semakin lama semakin menyiksanya dan membuatnya tanpa sadar merintih kesakitan dan meringkuk di ranjangnya. “Akhhh …” Rintih Zahra dengan erangan yang menyakitkan, hingga membuat wanita itu sampai menggigit bibirnya. Zahra mencengkram erat selimut yang menutupi tubuhnya, menggigitnya kuat dengan air mata yang jatuh karena rasa sakit yang semakin menyiksa itu. “Maafkan Umi ya, sayang. Maaf jika kamu harus merasakan kesedihan dan kesakitan Umi.” Bisik Zahra begitu pilu sambil mengusap lembut perutnya. Tadi setelah menjemput Aghni, dia merasa tubuhnya sangat lemas sehingga meminta ijin pada Fatih untuk istirahat tidur siang dan meminta Fatih untuk menemani Aghni bermain, yang Zahra tau, Fatih mengatakan akan membawa Aghni ke

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN