Alexa masih menunggu jawaban Morgan yang benar benar membuatnya penasaran. "Morgan, katakan. Kau apakan dia?" Tanya Alexa memaksa. Morgan terkekeh dan mencium bibir Alexa sebentar. "Aku hanya membuat perusahaannya bangkrut dan mengirimnya jauh dari negara ini" kata Morgan yang membuat Alexa melototkan matanya. "Kau jahat sekali" kata Alexa. "Jadi kau ingin dia tidak di hukum?" Tanya Morgan memicingkan alisnya. "Itu balasan yang sepadan dengannya, Sayang. Karena jika rencananya berhasil, dia akan menghancurkan hidup dua orang yang saling mencintai. Jika dia di biarkan begitu saja, tidak ada yang menjamin dia akan berubah, karena sebelumnya aku sudah memperingatinya berkali kali, tapi dia tetap nekat melakukan ini, bahkan hukuman penjara pun belum tentu membuatnya menyesal" "Jika dia

