Keesokkan paginya, Xander yang merasa khawatir menemui Alexa di kantor tempatnya bekerja. Alexa mau tidak mau harus menemuinya karena tidak mau teman temannya curiga jikaa Alexa tidak mau menemuinya. "Alexa, apa kau baik baiak saja?" Tanya Xander. "Sebenarnya apa tujuan Uncle mendekatiku? Dan bersikap baik padaku?" Tanya Alexa tanpa basa basi, dia sungguh muak dengan lelaki di depannya yang merupakan ayah biologisnya. "Alexa, aku hanya menghawatirkanmu? Kenapa kau berubah? Apa aku memiliki salah atau menyinggungmu?" Tanya Xander, jujur dia sangat sedih ketika Alexa berubah menjadi seperti ini. "Jadi kau tidak merasa memiliki salah, Uncle?" Kata Alexa. "Aku minta maaf, jika aku memiliki salah" kata Xander. "Kesalahanmu tidak akan pernah aku maafkan setelah kau menipu ibuku dan membia

