"Kamu ngapain lagi ke sini?" "Emangnya ngga boleh aku ke sini? Orangtua kamu izinin kok." Acha memutar kedua bola matanya. "Ya kalau gitu ngapain nayri aku? Kenapa ngga nyari orangtuaku aja? Aneh." Billy terdiam. Sungguh, mendekati Acha bukanlah hal mudah baginya. Itu semua karena Acha sudah membentengi diri sejak awal bertemu. Billy tidak merasa membuat kesalahan, dia juga tidak tahu kenapa Acha sampai segitunya. "Hari ini kamu free ngga, Cha?" tanya Billy, mengalihkan pembicaraan. "Kenapa memangnya?" "Mau jalan-jalan? Ke mana aja terserah kamu, aku bakal turutin. Hari ini aja, Cha." Tidak ada jawaban apapun dari Acha. Tatapan wanita itu masih sepenuhnya tertuju kepada Billy. Acha sadar kalau pria dihadapannya tidak salah apapun, hanya saja Acha menyadari dan tau kalau Billy meneri

