Bab 58. Jangan Egois

1202 Kata

“Bunda.” Anggun menoleh, lalu tersenyum saat tahu yang datang adalah menantunya. Dia juga langsung mempersilahkan Varrel untuk duduk. Sebelum mengobrol, Anggun memasan minuman serta cemilan untuk mereka berdua. Pertemuan kali ini memang atas permintaan Anggun karena dia ingin tahu apa yang sedang terjadi dengan anak dan menantunya. “Kamu apa kabar, Varrel? Bunda ganggu kerjaan kamu ya?” “Ah, engga kok, Bun. Hari ini aku ngga ke kantor, lagi kurang enak badan.” “Sakit?” Mendengar itu Varrel hanya tersenyum simpul. Tubuhnya memang masih terasa kurang enak, tetapi dia masih bisa handle. Lagipula cuma demam, bukan sakit yang serius. Varrel menggeser bangkunya, mendekatkan diri kepada Anggun. Banyak yang ingin dia tanyakan kepada sang mertua. “Bun, Ayna benar pulang? Jam berapa?” tanya Va

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN