Kedatangan Salwa dan Pradipta yang tiba-tiba sempat membuat Ayna kaget. Pasalnya dia bersama Rania baru saja mau berangkat untuk menjemput Alaska di sekolah. Lagipula tidak biasanya mereka datang tanpa memberi kabar. Sekalipun pernah, itu hanya weekend. Ayna mempersilahkan keduanya masuk, tetapi mereka menolak dengan alasan buru-buru. “Emang Mama sama Ayah mau ke mana? Kenapa buru-buru?” “Biasa, arisan di tante Leni. Sekalian kumpul keluarga jadi Mama sama Ayah putusin buat ajak Rania sama Alaska. Kalau ajak kamu sama Varrel kayaknya ngga mungkin, ‘kan? Boleh kami ajak mereka berdua, Na? sekalian jalan-jalan juga.” Mendengar penjelasan Salwa Ayna mengangguk-anggukan kepalanya. Seharusnya ini menjadi kesempatan dirinya untuk bebas tanpa kedua anaknya. Tanpa rasa ragu Ayna mengiyakan. “Ra

