Bab 77. Masih Orang Yang Sama

1957 Kata

Suara sepatu yang mengetuk lantai terdengar di kesunyian, dengan pasti kaki jenjangnya melangkah menuju ruangan yang telah disiapkan. Dari langkahnya menggambarkan ketegasan serta keangkuhan, hingga akhirnya langkah kakinya sampai di depan ruangan yang telah dijaga oleh dua orang pria berperawakan kekar. “Kami ingin bertemu Davin Megantara.” “Silahkan masuk, beliau sudah menunggu.” Penjaga itu segera membukakan pintu ruangan dan mempersilahkan tamu itu untuk masuk ke dalam room VIP restoran yang telah dipesan sebelumnya. Kedatangannya membuat sosok Davin yang tadinya duduk segera berdiri. Pria yang kini berusia 40 tahun itu menyambut sang tamu dengan senyum hangat meski sedikit kaku. “Selamat malam, Kak Julia.” Davin menyapa lembut, menjaga kesopanan dan juga adabnya. Sebagai bentuk

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN