Tangan Kana meraba - raba ... matanya masih tertutup dan dia merasakan sesuatu rasa yang tak biasa. Kamarnya masih remang - remang cenderung gelap. Kana mengangkat kepala dan membuka matanya, perlu penyesuaian dengan keadaan kamar. "Lho kok?" Tangan Kana ada dibokong salah satu anaknya, dan dia belum tahu ini siapa. Kana duduk sebentar, dia melihat keadaan. Mana Ana, kok yang tidur dengannya versi sachet-nya saja? Tiba - tiba Kana teringat bahwa Ana tengah malam tadi ada panggilan darurat karena ada yang mau melahirkan, Kana mengingatnya sekitar pukul setengah satu malam dan Ana pergi diantar Totok ke rumah sakit, tapi kok bocil ini tidur disebelahnya, kapan pindahnya? Kana beranjak dari tempat tidurnya dan melihat jam digitalnya menunjukkan pukul lima pagi. Kana mencari ponselnya dan

