Bab 45. Pasangan Baru

1339 Kata

"Iya, Sayang. Dimas waktu itu 'kan, hanya di penjara enam bulan. Dia sudah bebas, tapi nggak tahu tinggal di mana dan kenapa nasibnya menjadi seperti sekarang ini," ujar Devan, bingung. "Ya sudahlah, nggak usah dipikirkan. Lebih baik sekarang kita pergi dari sini," ajak Wilona yang merasa lelah. "Iya, Sayang. Ya sudah, kita pergi sekarang," sahut Devan, setuju. Namun baru saja mobil berjalan, Devan menginjak rem secara mendadak ketika Dimas tiba-tiba terjatuh tepat di depan mobil mereka. "Astaga, Dev ... apa yang terjadi?" pekik Wilona, panik, jantungnya berdegup kencang. "Kamu tunggu di sini. Aku pastikan kondisinya dulu," ujar Devan tegas, namun wajahnya menyiratkan kekhawatiran yang mendalam. Dia bergegas keluar, napasnya tercekat melihat Dimas terbaring terlentang tak berdaya, s

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN