Bab 39. Teman Masa Kecil

1168 Kata

Langkah kaki Wilona tiba-tiba terhenti, tubuhnya berputar dengan tatapan menusuk tajam ke arah Devan. Dalam sekejap, dia melangkah mendekat, tangan dinginnya meraih gelang dari genggaman Devan. "Jadi, selain memukul Kak Trian, kamu juga diam-diam mengikuti aku? Nguping semua pembicaraan aku dengan Kak Trian tentang teman masa kecilku?" Suaranya menggelegar, penuh tudingan dan rasa curiga yang membakar. Devan terkejut, dadanya sesak. Ia tak menyangka Wilona akan menuduhnya seperti itu. "Kamu serius, menuduh aku mengikutimu dan mendengar pembicaraanmu dengan laki-laki itu?" tanyanya, suaranya bergetar antara bingung dan terluka. Wilona menatap semakin tajam, tanpa ragu. "Iya! Kalau nggak, dari mana kamu tahu gelang ini pemberian dari Evan, teman masa kecilku? Nggak ada yang tahu soal ini

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN