Bab 20. Harus Bagaimana?

1140 Kata

Devan merenung dalam diam, mencoba mencerna kata-kata Arka barusan. Namun, kebingungan justru makin membelit hatinya. "Jadi, teman saya harus bagaimana?" tanyanya, nada suaranya tercekat antara harap dan ragu. "Maksud Bapak, apa?" Arka bertanya balik. Devan menatap Arka serius, berusaha menemukan jawaban yang jelas. "Teman saya dan istrinya itu … kalau mereka memang saling mencintai tapi tidak mau mengakuinya, menurutmu, jadi harus bagaimana?" Arka tersenyum tipis, lalu menjawab singkat, "Mereka harus mengungkapkan rasa cinta yang terpendam itu. Kalau hanya diam saja, sampai kapanpun akan terus seperti itu, Pak." Kalimat tersebut seperti sebuah petir yang menyambar di benak Devan. "Tapi, bagaimana kalau sebenarnya istrinya tidak mencintai teman saya? Padahal, teman saya sudah berani me

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN