Setelah pulang dari kampus, Lili tak langsung pulang ke rumah, ia memilih ikut bersama suaminya ke kafe terlebih dahulu. Ia akan pulang bersama dengan Juna setelah semua pekerjaan suaminya selesai. "Mas," panggil Lili, ia memperhatikan Juna yang sedang mengecek laporan harian kafe. Hari sudah gelap, tapi mereka masih berada di sana. "Hmmm ...." Juna hanya bergumam. Tatapannya masih tertuju pada layar komputer. "Info loker dong," ucap Lili secara tiba-tiba yang membuat Juna langsung menoleh ke arahnya. Wajah pria itu datar, sorot matanya dingin, dahinya mengerut. "Buat?" tanyanya singkat. "Buat aku lah." Juna bangkit dari duduknya, ia mendekat ke arah Lili yang sedari tadi duduk santai di sampingnya. "Kamu mau nafkahi siapa sampe mau kerja segala?" Juna berdiri di hadapa

