Berada di Tempat Asing

1094 Kata

"Lepasin!!!" Lili berteriak kencang, ia berusaha melepaskan diri. Lili mengangkat serpihan kaca yang masih dipegangnya dan mengarahkan pada wajah Nico. "Aaarrrrggghhh ... sakit!!!" Nico berteriak kencang saat serpihan kaca yang Lili goreskan tadi tepat mengenai pelipisnya. Seketika darah segar keluar dari luka pemuda itu dan membuat wajahnya dipenuhi darah. Melihat itu, Lili menjadi ketakutan sendiri, lututnya semakin bergetar. Ia melihat tangan kanannya yang masih mengepal. “Kamu membunuhku, Li, awas kamu ya!” Nico menutupi lukanya dengan tangan kiri yang membuat telapak tangan pemuda itu berubah merah karena darah. Kedua mata Lili terbuka lebar, ia semakin ketakutan, ia takut Nico benar-benar mati di tangannya. Pemuda itu masih bisa melangkah, ia mendekat ke arah Lili yang

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN