Tawaran

1005 Kata

Juna terdiam ketika mendengar ocehan Erika, ia menarik nafas untuk meredam rasa kesal. Jujur saja emosinya langsung naik ketika ia mendengar ucapan Erika barusan yang tanpa permisi langsung berkata seperti itu. "Bang, kok kamu diam aja? Aku minta hakku sebagai istri dari adikmu. Jangan sampai kamu sama kayak Dewa, sama-sama pelit," lanjut Erika yang membuat darah Juna semakin mendidih. Tapi ia tetap berusaha mengontrol diri. "Erika, pantaskah kamu berbicara seperti itu kepada saya? Kamu benar-benar tidak punya adab. Menghubungi saya hanya untuk mengatakan hal itu. Asal kamu tahu, Lili baru saja selesai dioperasi, tapi dengan mudahnya kamu meminta dibelikan ponsel kepada saya." Setelah mengatakan itu, Juna langsung mematikan panggilan telepon tersebut secara sepihak sebelum Erika kem

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN