Lelah dengan masalah yang mendera, Safia benar-benar ingin mengistirahatkan otaknya. “Kayaknya kamu butuh liburan, Saf! Wajahmu kusut begitu," celetuk Kania yang kini mereka memutuskan untuk bersantai di lantai dua kafe milik Safiq. Bahkan baru lima menit yang lalu Safiq pun ikut nimbrung dengan adik dan calon istrinya. “Itu benar, Saf. Sana pergi liburan. Perusahaan serahkan saja sama Selena dan Hakim. Mereka berdua sudah kompeten di bidangnya masing-masing dan mereka dapat diandalkan. Kakak jamin.” Safiq malah mendukung rencana yang diutarakan oleh kekasihnya. “Aku mau liburan ke mana memangnya?” “Ke Paris. Kebetulan kakak ada undangan fashion week di sana. Kalau kamu mau, kamu saja yang menghadirinya. Gimana?” Safia tak langsung menjawab. Perempuan itu berpikir sejenak. Namun Kani

