Beberapa minggu yang lalu, Dikara sudah teringat soal ulang tahun Billy. Dan selama itu, ia juga memikirkan hadiah apa yang cocok untuk diberikan pada sahabatnya. Ia sempat mempertimbangkan tiket perjalanan keluar negeri. Tapi, karena masih banyak urusan tentang Juwita—rasanya itu bukan ide yang baik. Alhasil, ia berbicara langsung dengan istrinya, Ana. Saat itu, ia menghubungi Ana melalui telepon. Wanita itu akhirnya membocorkan sebuah rahasia padanya. Dan kalau sampai bocor, maka ia akan mati di tangan Ana. Ketika itu, Ana mengatakan kalau ia sedang program hami. Ia harap, bisa mengandung sebelum hari ulang tahun Billy. Seba itu, ia meminta Dikara untuk tidak memberikan tiket perjalanan keluar negeri. Ia hanya sesuatu yang lebih sederhana, mungkin liburan akhir pekan yang menyenangkan.

