Dan sekarang, Dikara pasti sudah tahu semuanya melalui aplikasi itu. Pria itu bahkan tahu pasti dimana lokasi bahkan alamat tepatnya. Ia juga tahu Ana ikut dalam perjalanan mereka. Juwita sempat tidak peduli, tak ingin tanya apakah ia sadar wanita itu istrinya Billy. Tapi, ia yakin, Dikara mungkin sudah tahu jawabannya. Juwita menatap layar ponsel itu dengan perasaan yang campur aduk. Anak-anak tidak berusaha menghapus pesan itu, seolah ingin ibunya tahu. Apakah Dikara juga berharap dirinya akan marah dan menghubunginya? Atau sengaja memancing emosinya? Sembari menaruh ponsel itu di pantry, Juwita mencoba berpikir. Haruskan ia memarahi anak-anaknya sekarang? Atau menunggu waktu yang tepat? Ia tahu, jika pura-pura tidak tahu mungkin Dikara akan lebih berani menghubungi si kembar, mencoba

