BAB 105 - Dia Bukan Ibu Yang Jahat-1

705 Kata

Dikara menarik napas panjang ketika membaca pesan dari Zayn dan Zayyan. Isinya membuatnya terdiam sejenak. Juwita telah berbohong pada mereka bahwa ponsel pelacak itu hilang. Anak-anak itu mengetikkan pesan bahwa Juwita bilang ponsel itu jatuh ke sungai, padahal sebenarnya benda itu disimpan di ruang kerjanya selama ini. Juwita: Dia sangat jahat! Begitu segelintir pesan yang terngiang dalam ingatannya. Kalimat sederhana yang entah kenapa terasa menohok. Pesan itu muncul saat tengah rapat penting. Ia tidak bisa begitu saja meninggalkan ruangan untuk membalasnya, jadi ia hanya mengetik balasan singkat. Me: Ayah sedang rapat, tidak bisa bicara sekarang, anak-anak. Setelah itu, ia meletakkan ponsel di atas meja dan memaksa dirinya fokus pada diskusi yang sedang berlangsung. Namun, pikira

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN