BAB 130 - Waktu Berdua-1

724 Kata

Juwita menghabiskan waktu sore hari untuk berjalan santai sambil berbincang-bincang dengan saudara perempuan Dikara dan ibu mereka. Entah mengapa, mereka berinisiatif untuk memblokade segala bentuk interaksi antara Juwita dengan Dikara. Hal itu terasa cukup menggelikan bagi Juwita. Ia sama sekali tidak pernah meminta mereka melakukan hal tersebut. Saat ia melihat Dikara mencoba bermain sepak bola bersama si kembar, Bagas, Bagus, dan Malik—ia hanya bisa menggelengkan kepalanya. Juwita tahu betul kalau Dikara bukan tipe pria yang senang bermain sepak bola, atau berolahraga tim. Berolahraga mungkin iya, tapi itu pun dalam kategori tertentu saja. Namun, itu jelas berbeda. Biasanya Dikara hanya berolahraga di tempat gym atau bersama Billy. Ia tidak pernah terlibat dalam olahraga tim seperti ya

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN