BAB 146 - Rumah Keluarga-2

1034 Kata

Dirinya adalah Jelita yang sudah mati atau hilang, sementara dunia kini mengenalnya sebagai Juwita Lestari. Jika Juwita setuju, bagaimana wujud hubungan itu setelah apa yang terjadi? Pikiran itu terasa berat, terlalu banyak untuk dipikirkan sekaligus. Mereka tiba di rumah tepi pantai tanpa hambatan. Juwita melihat anak-anak langsung berlari ke sisi rumah, menuju rumah tamu dengan penuh semangat. “Juwita,” ujar Dikara sambil menyerahkan kruk padanya, “mungkin kau dan anak-anak sebaiknya pindah ke rumah utama sekarang.” “Kenapa?” tanya Juwita heran. “Karena ini rumahmu,” jawab Dikara tanpa ragu. Juwita menggeleng. “Tidak. Ini bukan rumahku. Kau sudah membayarku untuk itu. Jadi sekarang ini rumahmu, Dikara.” Dikara mendengus pelan. “Kau mungkin bilang begitu, tapi aku tidak pernah menga

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN