Layar berganti. Kini muncul foto Dikara di bandara Italia, berpakaian rapi, menunggu seseorang dengan wajah penuh harap. Billy menekan tombol lagi, dan kedua gambar itu kini sejajar di layar. Ia kembali menghadap para wartawan. “Yang tidak Anda ketahui adalah bahwa meskipun Dikara dan Jelita telah bercerai, Dikara langsung menyesal. Ia terbang ke Italia dengan niat melamar kembali dan membawa Jelita pulang.” “Mereka tidak saling membenci,” lanjut Billy. “Mereka hanya menginginkan hal yang berbeda dalam hidup. Dan Dikara, seperti yang Anda semua tahu—dia merupakan sosok yang keras kepala, seperti keledai. Ia tidak suka kenyataan kalau istrinya ingin mengubah arah karier dan menjauh darinya untuk mengejar mimpinya sendiri. Ia melihat Jelita sebagai aset berharga bagi perusahaannya. Itulah

