BAB 23 - Istri Yang Hilang-2

690 Kata

Ketika Juwita melupakan sesuatu, mereka selalu mengejek. “Astaga, Ibu! Amnesia Ibu kambuh lagi, ya? Jangan lupakan kami ….” Mereka selalu menggoda dengan cara yang membuat Juwita tertawa sambil menggelengkan kepala. Kadang-kadang mereka berlari ke arah wanita itu sambil bertanya. “Ibu tahu, aku siapa?” Setelahnya ia kabur sambil tertawa ketika sang ibu berpura-pura mengejarnya. Bahkan ada satu momen lucu lagi, ketika mereka serius. Juwita bisa tiba-tiba bertanya. “Kau siapa?” Dengan nada yang sangat meyakinkan. Dan si kembar langsung membulatkan mata, khawatir ibunya benar-benar lupa. Tak lama, Juwita akan tertawa dan mengejek. “Sekarang, kena kau!” Mereka pun menepuk bahu sang ibu karena berhasil menakut-nakuti. Itu permainan kecil mereka, akan tetapi bisa sangat menyenangk

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN