BAB 41 - Terbelenggu-2

581 Kata

Namun, kenyataannya berbeda jauh. Juwita-lah yang terbaring, dan Jelita tak kunjung muncul. Dikara dilanda heran, jika mereka benar saling mengenal, kenapa Jelita belum juga datang? Berita tentang insiden itu sudah menyebar di internet. Bukankah Jelita pasti melihatnya? Atau mungkin Jelita yang sudah tidak ada di negeri ini? Atau lebih buruk lagi, ia meninggalkan saudara kembarnya seperti meninggalkan mantan suaminya. Mungkin mereka memang tidak saling menganggap satu sama lain sebagai keluarga. Meski demikian, Dikara tetap berharap Jelita bersedia menjawab pertanyaannya, andai ia diberi kesempatan bertemu dengan wanita itu. Ia ingin menjelaskan tentang perceraian, tentang dirinya, tentang segalanya. Tapi masalah lain muncul yaitu Juwita sama sekali tidak mengenalnya. Tidak ada ingatan ke

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN