Menjelang Pertemuan

2302 Kata

Suasana Bandar Udara Melbourne belum terlalu ramai. Pukul enap pagi, Sophi sudah tiba di bandara dengan menumpangi taksi. Penerbangan pagi yang dipilih Ervin ternyata menjadi pilihan yang cerdas karena membuat Bibi Lyn malas mengantarkannya ke bandara. Mereka terbang pukul sembilan pagi ini. Ervin pun sudah check-in online, dan mereka tinggal memasukkan barang ke bagasi. Sophi hanya membawa satu koper yang tidak terlalu besar dan ransel yang ada di punggungnya kini. Sambil menunggu Ervin datang, dia memilih kafe yang dulu pernah dia sambangi bersama Juna waktu Juna hendak pulang ke Indonesia. Saat ini Sophi belum memegang apa - apa, tiket dan paspor ada pada Ervin, jadi dia benar - benar bergantung pada Ervin. Ini merupakan perjalanan Internasional pertama bagi mereka berdua. Beruntungnya

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN