Kesepakatan

1210 Kata

David dan Juna duduk di tempat yang sama tetapi saling berjauhan, dengan suasana tegang menyelimuti ruangan ukuran enam meter persegi itu. Juna mengompres pipinya dengan es batu yang dibungkus plastik dan dilapisi dengan serbet bersih. David juga mengompres rahangnya, sementara satu lubang hidungnya disumpal tisu karena darah masih mengalir. Amarah David masih membara. Ia tidak bisa menerima kekerasan yang dilakukan Juna, dia belum yakin hidungnya tidak patah, perlu pemeriksaan yang serius. Dengan nada mengancam, David menyatakan bahwa setelah ini ia akan melaporkan Juna ke polisi atas tindakan kekerasan tersebut. Namun, Juna tidak tinggal diam. Ia dengan tegas mengatakan bahwa ia juga akan membuat laporan yang sama. Bibi Lyn berusaha menjadi penengah meskipun dia tetap berpihak pada Dav

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN