EP: Rencana Menitipkan Anak

1800 Kata

"Tumben ngantor, Nya …"tegur Demian sambil menyandarkan tubuh ke pintu ruangan Shaka. Matanya langsung tertumbuk pada sosok Anya yang sedang duduk manis di depan meja Shaka seperti biasanya dulu, ia memegang tablet dan tangan kirinya memegang gelas kertas sambil menyeruput kopi dinginnya. Anya mendongak, tersenyum lebar. "Mau pergi sama Adek, Mas." Demian mengangkat alis. "Lah kok dari sini? Bukannya makin jauh dari Cipete?" Anya menyandarkan tubuh, malas bergerak. "Adek lagi pergi sama Kak Rangga, urusan kantor. Nanti pulangnya dia lewat sini, jemput aku sekalian." "Oh, gitu. Memangnya dia nggak ngantor?" "Ngantor, tapi katanya sih nanti abis makan siang." Shaka yang sejak tadi mengetik di laptopnya, ikut nimbrung tanpa angkat kepala. "Lele nggak diajak" Anya menggeleng. "Dia mau p

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN