Raymond membawa Susi ke rumahnya dan memperkenalkannya pada keluarganya. "Ini Susi pembantu baru dirumah kita pengganti bi Tuti. " "Tumben kamu susah-susah nyari pembantu? ada apa ini? " tanya Rafael curiga. "Iya dia adalah temanku, " jawab Raymond gugup. Tidak mungkin dia menjawab kalau Susi dia jadikan pembantu untuk memuaskan hasratnya dirumah ini. Susi menatap wajah Raymond dan Rafael bergantian. Mereka berdua benar-benar mirip sampai dia sukar membedakannya. "Apa otongnya sama gedenya ya? " pikir Susi teringat percintaan mereka semalam. Wajar jika Raymond dan Rafael ganteng, orang tuanya juga ganteng dan cantik. Dia juga tidak menyangka mamanya Raymond masih muda dan cantik. "Susi semoga kamu betah kerja disini ya. Kerjaan kamu gak berat kok. Anak-anak saya udah pada mand

