Regan mengocok lubang hangat Raisa menggunakan dua jarinya yang besar. Raisa mengerang saat mendapatkan klimaksnya. "Ahhh, "'desah Raisa. "Nikmat kan? apa Rafael juga melakukan ini padamu? " tanya Regan sambil memainkan kacang merahnya. "Stop kak udah lepaskan tanganmu, " Raisa mencoba menjauhkan tangan Regan tapi pria itu malah kembali memberikan kocokan menggunakan tiga jarinya sekaligus. "Ngghh kakak udah stop!! hiks hiks aku tidak mau lagi, " tangis Raisa karena sudah terlalu lelah mendapatkan klimaks berkali-kali akibat kocokan tangan Regan. "Kamu harus bicara dulu siapa yang lebih enak? kakak atau Rafael? " tanya Regan sambil mempercepat tempo kocokannya. "Kakak yang lebih enak, udah hentikan aku gak kuat lagi ahhhhh!! " Raisa kembali terkencing-kencing sampai spreinya ba

