"Kau ini kenapa pagi-pagi sudah berisik. Mengganggu tidurku saja!" Mendengar hardikan Jim, Lili tersadar akan kekesalannya pada Hans. Menoleh ke arah sofa di mana Jim terduduk dengan menjambak rambutnya. "Maaf," ucap Lili merasa bersalah. "Kau tau aku baru tertidur jam dua pagi. Dan sekarang kau teriak-teriak tidak jelas membuatku kaget saja." Jim masih saja menggerutu. "Salah siapa juga kau baru tidur jam dua pagi," kata Lili dengan berani. Jim yang kesal karena Lili selalu saja melawannya, memilih beranjak berdiri dan berjalan menuju kamar mandi. Brak Pintu kamar mandi ditutup kasar membuat Lili harus mengelus dadanya. "Dasar pria. Apa salahku coba?" ucap Lili pada dirinya sendiri. Ia tak mau lagi ambil pusing dengan sikap Jim. Memilih kembali meneliti ponselnya dan membalas

