173. S3-Apa Dia Marah

1205 Kata

"Pak Hans. Maaf kita duluan. Senang bertemu kembali dengan Anda." Ucapan Jim dengan penekanan kata Senang dan Anda sangat kentara jika lelaki itu tidak suka Lili kembali bertemu dengan mantan kekasihnya. Lili beranjak berdiri dari duduknya, menelan saliva susah payah merasa aura berbeda yang terlihat oleh mata hatinya pada diri seorang Jeremy Abraham. Segera melingkarkan tangan di lengan Jim dan menarik sang suami meninggalkan Hans yang masih duduk termangu menatap punggung keduanya yang berlalu pergi. Penyesalan memang selalu datang terlambat. Jika datangnya di awal itu namanya pendaftaran. Tersenyum miris menyadari kebodohannya sendiri. Menikah dengan Kezia tak lantas membuat Hans berpaling dari Lolita karena bagaimana pun juga hubungan yang pernah ia lalui bersama sang mantan kekasi

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN