"Bawa suamimu ke kamar. Biar dia bisa mandi dan berganti baju. Dari pagi pasti sudah lengket oleh keringat," pinta Niken pada Lili ketika dirasa mereka berdua sudah selesai menyantap makan malam. Jim tak ada bantahan sama sekali dan hanya menurut akan keinginan mertuanya. Membawa baju ganti yang tadi Niken beri kepadanya, mengikuti Lili masuk ke dalam kamar. Mata Jim mengedar, meneliti kamar Lili yang tak seberapa luas. Dengan satu ranjang yang Jim perkirakan berukuran 160x200 menempel pada salah satu dinding kamar. Sebuah lemari pakaian serta sebuah meja rias. Tak ada televisi tapi Jim merasa lega, setidaknya di dalam kamar Lili terpasang sebuah Air Conditioner. "Maaf, kamarnya memang kecil. Tak sebesar kamar di rumahmu pastinya." "Tak masalah. Kamar mandinya di mana?" tanya Jim.

