Bab 87. Kebahagiaan Pasha Dan Yaya

1282 Kata

Sore itu, meski tubuhnya masih lemah akibat demam, Pasha tetap bersikeras pergi ke apotek untuk membeli test pack. Yaya berkali-kali melarangnya, tetapi laki-laki itu tetap nekat. Dengan jaket tebal yang membalut tubuhnya, ia pergi ditemani oleh Dewa, sementara Yaya dan Sheren menunggu di apartemen dengan perasaan campur aduk. Tak butuh waktu lama, Pasha kembali dengan kantong plastik berisi berbagai macam test pack. Yaya terbelalak melihatnya. "Kak! Kenapa beli banyak banget?!" tanyanya kaget. Pasha tersenyum bangga. "Biar lebih yakin! Ada yang digital, ada yang garis dua, ada yang strip ... pokoknya semua jenis yang ada di apotek aku beli!" Sheren tergelak tawa melihat tingkah anaknya yang begitu antusias. "Ya ampun, Pasha. Kamu ini benar-benar nggak sabaran, ya? Sudah, sekarang biar

Cerita bagus bermula dari sini

Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN