Ira duduk dengan tubuh tegak dan pandangan yang tenang. Dia tidak langsung menjawab pertanyaan Hannan. Perempuan itu menatap lelaki di depannya dengan mata penuh kehati-hatian. Sudah cukup lama Ira bekerja untuk Hannan, dan dia tahu, tidak semua pertanyaan dari pria itu perlu dijawab saat itu juga. Kadang, Hannan hanya ingin didengar. Kadang, dia sendiri tidak tahu pasti apa yang ingin dia dengar sebagai balasan. Setelah beberapa lama, Ira akhirnya angkat bicara, "Semua tergantung dari apa yang Anda rasakan ketika sedang sendirian, Pak. Tidak semua yang jatuh cinta hanya bentuk pelarian." "Sekarang kembali ke Anda. Apakah perasaan itu masih ada saat tidak ada siapa pun yang melihat?" sambung Ira. Sejenak, hening menggantung. Hannan mendesah, pelan tapi berat, seperti seseorang yang sud

