Madiya merasa senang setelah dia makan di sebuah restoran Sushi yang begitu sangat enak menurut dirinya. Dia masuk ke dalam mobil untuk pulang bersama dengan Richard. Andai saja tadi tidak ada ayahnya, mungkin nafsu makannya bertambah. "Aku tahu kalau kamu tidak nyaman setelah datang Pak Irsyad," ucap Richard yang kini mengendarai mobilnya kembali. "Aku juga tidak tau. Mungkin dia ingin meminta kita untuk membebaskan istri dan juga anaknya," jawab Madiya yang memang bisa masuk akal. "Ya, aku tidak akan membebaskan mereka karena aku tau nanti yang ada malah kamu yang ikut celaka gara-gara mereka." Richard sudah bertekad untuk tidak akan membebaskan orang-orang tersebut, enak saja membiarkan orang itu bebas begitu saja. Tentu saja dia tidak akan membiarkan dia begitu saja. "Aku s

