Malam hari yang begitu sangat dingin, Richard sampai di apartemen miliknya. Dia masuk ke dalam dan mencari keberadaan istrinya. Tetapi yang dia temukan di maja makan hanya beberapa bungkus makanan. Tentu saja dia kesal karena artinya Madiya tidak memasak untuk dirinya. "Madiya." Richard sedikit berteriak ketika melihat makanan yang ada di meja makannya. Kenapa Madiya hari ini tidak masak? Apa wanita itu sibuk sekali sehingga tidak ada waktu untuk dirinya. "MADIYA!" Richard sedikit berteriak memanggil nama itu, dia hanya berharap kalau orang tersebut akan segara muncul. Tentu saja karena dia sudah kesal sebenernya. Sampai sosok yang dia tunggu akhinya muncul juga. Madiya menatap kearah Richard dengan sekilas. "Gak usah teriak-teriak juga kali, aku habis mandi tadi." Madiya keluar

