Karma datang terlalu cepat, tanpa sempat keluarga Pratama mengelak. Pengajuan tahanan luar dengan jaminan oleh pengacara Septian dan istrinya ditolak. Dengan kasus berat dilengkapi bukti sekonkrit itu, mana mungkin keduanya dilepas keluar. Sementara empat lainnya dilepas dengan jaminan. Sengaja oleh Ibra dibiarkan berkeliaran di luar. Toh, perusahaan mereka sudah bangkrut. Aldi Pratama juga kisruh dengan anak istrinya soal pelakor. Bahkan, matanya cedera parah. Camila apalagi! Pusing setelah seluruh kekayaan orang tuanya disita pengadilan. Dia yang sejak kecil dimanja, pasti merasa seperti di neraka sekarang. Tanpa orang tua. Kehilangan rumah, semua fasilitas mewah, dan tidak gablek uang. Ketololan Mahira dan kecongkakan mereka, jadi petaka yang kini menghancurkan semua yang mereka punya.

