Karena efek obat, Anna tertidur lelap hingga pagi. Ruth dan Titan tetap tinggal menemaninya di sana. Setidaknya dia beruntung ditolong orang baik yang masih lingkar keluarga Biru. Tak terbayang bagaimana nasibnya, kalau saja tidak bertemu Titan. Yang pasti bukan hanya uangnya dikuras habis. Nyawanya dan nasib janin di perutnya pun mungkin tak akan selamat. Orang baik akan dipertemukan dengan orang baik juga. Anna selama ini ikhlas membantu para anak panti. Lihatlah bagaimana sekarang Tuhan membalas kebaikan hatinya. Sempat putus asa menangisi nasibnya yang tak punya siapa-siapa, juga tempat untuk pergi. Sekarang Anna mendapatkan perawatan terbaik dan menempati kamar VIP. Mereka yang sekarang menemani di sampingnya memang bukan keluarganya, tapi tulus menjaganya. Ruth biarpun muka preman

