Bab 40. Khodam Anak Bunglon

2429 Kata

Rencana Titan dan Genta untuk mengorek mulut dua pria yang memukuli Anna malam itu terpaksa diundur. Pasien Genta tiba-tiba ada yang kolaps. Operasi jantung yang memakan waktu hampir enam jam itu, membuatnya tak punya tenaga lagi untuk mengurus soal itu. Makanya malam ini dia dan Titan baru bisa mau ke rumah lamanya. Dari rumah sakit karena masih sore, dia dan istrinya mampir dulu ke apartemen yang sekarang dipakai untuk menyembunyikan Anna. Sebelum menikah, Dokter Genta memang tinggal di situ sama Aben. Suara derai tawa terdengar begitu mereka membuka pintu. Dari tadi Ruth tidak bisa berhenti ngakak ketika balik lagi ke situ sama Aben. Ingat kelakuan konyol mereka dulu waktu momong Antariksa, anak sulungnya Genta. “Dih, tawanya kayak banaspati! Ingat, lagi bunting! Nanti anakmu lahir

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN