Bab 49. Pengakuan Cinta Biru

2120 Kata

Tinggal di rumah keluarga Lin. Sumpah! Mimpi pun tidak pernah terpikir di benak Anna sebelumnya. Bertemu mereka saja dia selalu gugup. Sekarang malah harus tinggal serumah. Dia menempati kamar Biru. Sudah berusaha menolak, tapi karena mereka tahu cucunya suka aroma bapaknya, jadi tetap memberikan kamar itu untuk Anna. Lucu saat Biru sewot diusir keluar oleh mamanya, gara-gara Anna tidak mengizinkan dia ikut tidur di situ. Sudah setengah mati menahan rindu, malah Anna menolak sekamar. Padahal juga biasanya di apartemen mereka tidur seranjang. Bukan tanpa alasan. Anna hanya tidak enak hati, meski sebenarnya mereka juga bisa memakluminya. Mau dilarang pun percuma, lha wong bunglon kecil saja sudah menetas duluan. Cuma karena Anna yang pegang kendali, jadi terserah dia kalau memang minta Biru

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN