Suasana aula di gedung Islamic Center terlihat ramai dan meriah, orang-orang memakai baju bagus dan indah saling berbaur satu sama lain. Dekorasi pesta menghiasi setiap penjuru dan berpusat pada pelaminan yang mewah dan megah. Disana berdiri Alvin dan Qeela yang sibuk membalas ucapan selamat dari para tamu undangan yang sebenarnya terdiri dari keluarga besar Alvin, ditambah dengan kenalan dan kerabat dari keluarga Adnan. Zulfikri sudah menyelesaikan tugasnya sebagai ayah untuk menikahkan putrinya itu, dia memeluk Qeela sebelum berpamitan karena ada hal penting di RS yang harus ditanganinya. "Selamat ya, Nak, Papa harap hidup kamu selanjutnya dipenuhi kebahagiaan!" ucap Zulfikri menyentuh pipi Qeela dengan sayangnya. Qeela mengangguk haru. "Makasih sudah datang, Pa!" balasnya. Zulfik
Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari


