Berjaga-jaga Sebelum Hal Buruk Terjadi

2124 Kata

Rainer tengah duduk bersandar sambil terus memandangi Lily. Hingga Lily telah selesai menyantap habis tak bersisa makanannya. Lily duduk diam di atas sofa. Tak ingin menoleh ke arah Rainer sedikitpun. Ia marah. Ia benar-benar marah. Dan masih marah, karena Rainer menyembunyikan tentang penyakit yang dideritanya. "Sayang sini," panggil Rainer, namun tidak Lily hiraukan. Ia malas hanya melihat wajahnya saja. Apalagi pergi mendekatinya. Rainer tersenyum kaku. Lily pasti marah pikirnya. Dia terus saja diam sejak semalam dan tak mengatakan hal apapun. "Sayang, ayo ke sini sebentar," panggil Rainer lagi. Lily masih saja bergeming sambil memalingkan wajah. Rainer mengembuskan napasnya dengan kasar. Menatap sendu kepada Lily. Karena ia terus menerus mendiamkannya. "Maaf ya? Mas tidak berita

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN