S2. Pergilah Dari Sini!

1022 Kata

Sore menjelang petang. Mobil yang Rainer kendarai sendiri, memasuki gerbang kediamannya. Baru membuka pintu dan melangkah keluar, mobil lainnya datang, dengan orang yang menampilkan raut wajah innocent, saat keluar dan malah menebarkan senyuman kepada Rainer. "Baru pulang, kak? Russell juga baru pulang dari tempat Papa," ujarnya dengan senyuman yang lebar. Rainer menatap Russell tanpa berkedip. Sungguh memuakkan adiknya ini. Pasti dialah orang yang memulai semuanya. Mana mungkin Lily pergi, kalau bukan dia yang mengajaknya. Memanfaatkan waktu Rainer yang sedikit dan memberikan waktunya yang banyak, untuk istri dari kakaknya sendiri. "Pergilah dari sini. Tinggal dimana pun itu, asal jangan di sini!" tegas Rainer. Senyuman Russell lenyap. Ia menatap tak percaya kepada sang kakak, sambil

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN