"Ini minumnya," ucap Aaron seraya memberikan satu botol air mineral kepada Rainer, yang tengah berlutut di hadapan Lily dan langsung diraih oleh Rainer. "Ayo sayang diminum dulu," ucap Rainer seraya menyodorkan botol air mineral ke hadapan Lily. Tangan Lily begitu dingin Rainer rasakan, saat menyenggol tangannya. Dan tangannya pun nampak gemetar. Maka dari itu, Rainer pun berusaha membantu Lily untuk meneguk air mineral dari tangannya. "Tidak apa-apa. It's okay. Relaks." Kata-kata yang Rainer berikan kepada Lily agar ia lebih tenang. "Perut aku kram," ucap Lily kemudian. Saking ia gugup dan takut, saat menghadapi jumpa pers tadi. Rainer dengan cepat meletakkan tangan kanannya di atas perut Lily. Berusaha memberikan usapan lembut, agar rasa kram yang tengah ia rasakan, bisa sedikit be

