Bab 15. Sebuah Permainan Rahasia

1286 Kata

Namun, anggapan Ziva bahwa Samuel akan menyerah begitu saja, ternyata jauh dari kenyataan. Pria itu malah berlari dengan semangat membara, mengejarnya tanpa ragu. Pada saat yang sama, Andra tiba-tiba muncul di depan kantor, entah sejak kapan dan tanpa mengabari sebelumnya. Namun, munculnya Andra ibarat Dewi Fortuna yang datang untuk menyelamatkannya. Ziva tak mau melewatkan kesempatan itu. Dengan senyum yang jarang terukir di wajahnya, Ziva bergegas menghampiri Andra, lalu memeluk pria itu erat seolah mencari sandaran dari badai yang mengamuk di dadanya. Andra membeku, bingung oleh tindakan tiba-tiba itu. Namun, dia tak menarik diri. Matanya kemudian menatap ke arah Samuel yang berdiri di ambang pintu, menghentikan langkah dengan tatapan penuh kebencian dan rasa tidak suka. Dalam sekejap

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN