59. Awal yang Baik.

1097 Kata

Perjalanan pulang terasa berbeda kali ini. Di dalam mobil, Ibu Sarah duduk di kursi belakang, memandangi jalan yang perlahan berubah dari deretan toko menjadi lingkungan yang lebih tenang. Udara senja menyelinap lewat celah jendela yang sedikit terbuka, membawa kesejukan yang membuat suasana semakin damai. “Jalannya enak ya,” ujar Ibu Sarah sambil tersenyum. “Tidak ramai.” “Iya, Bu,” jawab Byantara. “Memang saya sengaja pilih jalan ini. Lebih tenang.” Meylin menoleh sekilas ke arah Byantara, lalu kembali menatap depan. Ia tidak berkata apa-apa, namun keheningan di antara mereka terasa nyaman. Sesekali, mobil melambat karena lampu merah, dan tanpa sadar Byantara menurunkan volume radio agar tidak mengganggu. Perhatian kecil itu tidak luput dari pandangan Meylin. Beberapa menit kemudia

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN