105. Cinta yang Dipertahankan dengan Kejujuran (Tamat)

1091 Kata

Keheningan kembali menyelimuti kamar itu. Meylin masih terbaring, sementara Byantara tetap duduk di sisinya, tidak berani menyentuh lebih jauh, seolah takut satu gerakan salah bisa merusak kepercayaan yang baru saja tumbuh kembali. Meylin menarik selimut sedikit lebih tinggi, lalu berkata pelan, “Kau tahu, mas Byan… ingatan itu memang kembali, dan rasanya menyakitkan. Tapi lebih menyakitkan lagi kalau aku harus terus hidup dengan kebohongan.” Byantara menatapnya dengan mata yang berkaca-kaca. “Itu sebabnya aku memilih jujur. Sekarang, apa pun keputusanmu nanti, aku akan terima. Aku hanya ingin kau tahu… aku benar-benar menyesal dan aku mencintaimu.” Meylin mengalihkan pandangannya ke arah jendela, lalu perlahan mengulurkan tangannya. Bukan untuk menggenggam, hanya membuka telapak keci

Cerita bagus bermula dari sini

Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN