Tidak setuju

1538 Kata

Pagi ini Tania sebenarnya tak ingin bangun pagi, karena sejujurnya ia masih canggung menghadapi keluarganya. Meskipun ia sudah pasrah dan menerima mereka sebagai keluarganya, namun tetap saja ia belum bisa bersikap santai bersama keluarganya mungkin ia butuh proses agar bisa dekat dengan mereka khususnya kepada Papinya dan Mami tirinya itu. Ketukkan pintu membuat Tania membuka pintu dan sosok Bela segera mendorong pintu kamar Tania karena ia tahu, jika Kakak perempuannya ini sering kali hanya membuka pintunya sedikit dan kembali menutupnya jika tidak segera masuk kedalam kamar ini. "Mau bicara Mbak tapi nggak didepan pintu!" Ucap Bela. Tania akhirnya membiarkan Bela masuk kedalam kamarnya dan Bela segera membaringkan tubuhnya di ranjang. "Mami meminta Mbak turun untuk sarapan bersama!

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN