Bayu tidak tahu apakah ia telah berhasil membawa Betran kembali ke Jakarta atau tidak, tapi dari pengamatannya melihat ekspresi Betran sepertinya Betran akan segera pulang. Apalagi Betran juga tidak tega dengan kondisi Wiliam Kakeknya yang saat ini hanya bisa duduk dikursi roda. Wiliam yang biasanya terlihat gagah dan tegas itu dimasa tuanya, terlihat tidak berdaya. Saat Bayu baru saja sampai di Jakarta, ia memutuskan untuk segera menuju Kediaman Kakak sulungnya, karena ada banyak hal yang ingin ia bahas langsung kepada Ibra. Bayu telah sampai di Kediaman Ibra dan ia turun dari dalam mobilnya. Ia dikejutkan dengan sosok Agisa yang juga turun dari mobilnya bersama Sakuta. Bayu menghela napasnya karena ia memang kurang perhatian kepada Agisa akhir-akhir ini karena kas sangat sibuk dengan

