Agar Kau tetap Bernyawa

1649 Kata

"DASAR p*****r!" Teriakan itu meledak, menghancurkan sisa-sisa ketenangan pagi di penthouse mewah tersebut. Clara bukan lagi wanita anggun yang menjinjing tas branded, dia telah berubah menjadi rubah yang dirasuki amarah cemburu. Matanya melotot nyaris keluar, urat-urat lehernya menonjol di balik kulit halusnya yang terawat. Jari telunjuknya yang berkuku runcing menuding lurus ke arah Aira, seolah ingin mencolok mata wanita yang terbaring lemah itu. "Jadi ini kelakuanmu, hah?!" jerit Clara histeris. Air matanya mulai turun, bukan air mata sedih, tapi air mata frustrasi karena egonya terluka parah. "Di depan pura-pura jadi pelayan bisu! Ternyata di belakang, kau merangkak naik ke ranjang majikanmu! Kau jual tubuhmu yang menjijikkan itu demi uang, hah?!" Aira gemetar hebat di atas kasur.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN